Menyeruput Wedang Ronde di tegah rintik hujan di Jogja

Menyeruput Wedang Ronde di tegah rintik hujan di Jogja | Jogja memang ngangenin. Bahkan ada beberapa ungkapan plesetan yang dikeluarkan oleh para mahasiswa yang terlanjur betah di Jogja. Ungkapan plesetan tersebut ada yang berbunyi ‘Jogja Berhati Mantan’ dan juga ‘Jogja Berhati Nyam nyam.’ Jogja memang menawarkan suasana yang romantis. Dan ungkapan ini sendiri menjadi salah satu daya tarik di kota pelajar ini. Jika menilik ungkapan ‘Jogja Berhati Nyam nyam’, tentu suasana keromantisan dan juga kuliner yang lezat memang menjadi salah satu keistimewaan Jogja. Salah satu kuliner yang cukup nikmat apalagi ketika musim hujan tiba adalah wedang ronde yang aduhai lezatnya. Dinikmati ketika malam hari saat musim hujan dan udara malam yang cukup dingin, tentu akan nikmat. Biasanya para penjual wedang hangat ini mendorong gerobak yang berisi beberapa toping dan juga wedang yang mereka jajakan.

Kuliner Wedang Ronde Jogja


Biasanya ada 2 jenis penjual wedang ronde yang bisa anda temukan di Jogja. Yang pertama mangkal di sebuah tempat dan juga berkeliling di sekitar area tertentu. Area yang biasanya kerap digunakan untuk menawarkan wedang ronde ini adalah lapangan. Yang cukup banyak ditemukan wedang ronde adalah di area lapangan kantor Bupati Bantul dan juga Alun-Alun Kidul yang terkenal dengan permainan Masangin. Di sekitar Pasar Bantul terdapat penjual wedang ronde yang juga cukup nikmat. Terutama di kampung-kampung yang kerap dikelilingi oleh para penjaja wedang ronde ini.

Wedang ronde memang cukup murah. Hanya sekitar 5 ribu rupiah saja anda sudah bisa menikmati kehangatan wedang ronde seporsi. Namun jika sedang ada event atau acara, biasanya harga 1 porsi wedang ronde itu akan cukup mahal. Wedang ronde akan disajikan di sebuah mangkok dengan ukuran sedang dan juga nampan kaca yang mungil. Untuk 1 porsi wedang manis dan juga hangat ini terdiri dari sirup gula, ketan putih yang berbentuk bulatan dengan isi gula jawa yang akan ditambahkan kuah panas dengan tambahan jahe. Selain itu minuman hangat ini juga akan diberi tambahan topping seperti kacang bawang, kolang-kaling warna merah keunguan dan juga tambahan roti tawar yang diiris tipis.


Rasa wedang ronde ini memang berasa manis. Namun banyak orang yang akan merasa ketagihan ketika mencoba dan menikmati minuman tradisional yang menyegarkan dan juga menghangatkan dari kota gudeg ini. Ditambah lagi jahe yang terdapat di dalam wedang ronde ini bisa menghangatkan tubuh dan menghilangkan masuk angin. Harganya sendiri sangat murah dan membuat wedang ronde ini bisa dinikmati oleh siapa saja dan dari kalangan apapun. Bahkan unutk masyarakat kelas bawah sekalipun. Biasanya penjual wedang ronde akan berjualan dekat dengan penjual kuliner lain seperti roti bakar, pisang bakar hingga jagung bakar dan kuliner ringan lainnya. Ingin mencoba wedang ronde ? Ayo liburan ke Jogja.

Related Posts:

0 Response to "Menyeruput Wedang Ronde di tegah rintik hujan di Jogja"

Post a Comment